Aku tak tahu apa yang ku rasa..
Pagi ini begitu kelam bagiku..
Dalam sendri aku hanya terdiam
Hanya kedua bola mataku yg menjagaku agar tetap tegar..
Dipandangin lirih lagu yang slalu menatap..
Tanpa memalingkan pandangnya seakan tahu..
Saat aku hanya melanjutkan hidup..
Tanpa tujuan aku melangkah..
Tanpa sandaran aku berdiri..
Apakah aku disini menunggumu..
Atau aku disini menunggu mati..
Jika hari esok tidak pernah datang..
Kamu akan tahu betapa aku mencintaimu..
Mungkinkah takdir atau apalah ..
Aku tak tahu..
Aku tak mengerti..
Yang ku tahu aku harus melangkah...
Ku sampaikan maaf ku melalui angin yg berhembus..
Ingin rasanya ku rebah rasa ini..
Agar aku bisa melanjutkan hidupku..
Hidup yang seakan mati..
Pagi ini begitu kelam bagiku..
Dalam sendri aku hanya terdiam
Hanya kedua bola mataku yg menjagaku agar tetap tegar..
Dipandangin lirih lagu yang slalu menatap..
Tanpa memalingkan pandangnya seakan tahu..
Saat aku hanya melanjutkan hidup..
Tanpa tujuan aku melangkah..
Tanpa sandaran aku berdiri..
Apakah aku disini menunggumu..
Atau aku disini menunggu mati..
Jika hari esok tidak pernah datang..
Kamu akan tahu betapa aku mencintaimu..
Mungkinkah takdir atau apalah ..
Aku tak tahu..
Aku tak mengerti..
Yang ku tahu aku harus melangkah...
Ku sampaikan maaf ku melalui angin yg berhembus..
Ingin rasanya ku rebah rasa ini..
Agar aku bisa melanjutkan hidupku..
Hidup yang seakan mati..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar